Peningkatan kompetensi Guru BK

Gerakan Aksi Guru BK!!! Ajakan Dinas Propinsi Jawa Timur Untuk Membedah dan Membakar Guru BK SMA/SMK/PK-PLK Untuk Bergerak

Gerakan Aksi Guru BK!!! Ajakan Dinas Propinsi Jawa Timur Untuk Membedah dan Membakar Guru BK SMA/SMK/PK-PLK Untuk Bergerak
Pembukaan Pelatihan Guru BK tahap II Provinsi Jawa Timur

Gerakan guru BK ini digaungkan dalam pelatihan peningkatan kompetensi Guru BK Tahap II Tingkat Provinsi Jawa Timur agar guru bk memilki greget sehingga menjadi lebih eksis, punya keingian untuk maju dan berinovasi.

MALANG – Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur melalui Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Kompetensi Guru Bimbingan dan Konseling (BK) Tahap II, diikuti 114 orang guru BK yang terdiri dari 40 guru SMA, 40 guru  SMK dan 34 guru PK-PLK Negeri se-Jawa Timur.

Kegiatan yang bertema Guru BK di Era Revolusi Indrustri 4.0 tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan yang diwakili oleh Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Suhartatik, S.Pd, M.Psi di hotel  “ VICTORY “ Kota Batu Jl. Raya Junggo 107 Batu, Senin (12/08/2019)

Meluasnya teknologi membawa pada kondisi dimana Information Tecnology (IT) sudah semakin semarak. Guru BK harus melek IT, selain meningkatkan kompetensi dan profesionalisme yang sesuai dengan Permendiknas No. 27 tahun 2008.

Pelatihan Peningkatan kompetensi Guru BK Tahap II Tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2019 ini memberikan 30% teori dan 70% praktik untuk menggerakkan guru BK agar lebih eksis. Aksi Guru BK merupakan hal yang ditunggu oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur, sehingga permasalahan kenakalan remaja dapat teratasi.

Gerakan guru BK ini digaungkan dalam pelatihan ini agar guru bk memilki greget sehingga menjadi lebih eksis, punya keingian untuk maju dan berinovasi. Dikatakan juga, kegiatan ini membekali guru BK pengetahuan dan keterampilan berkaitan dengan peran guru BK dalam Era Revolusi Industri 4.0, khususnya berkaitan dengan tugas pembimbingan di sekolah menengah atas.

Indikator  keberhasilan guru bk menurut Suhartatik adalah ketika guru bk dekat dengan peserta didiknya dan terjadinya penurunan kenakalan remaja di sekolahnya. Beliau juga menegaskan bahwa dengan penuh keyakinan jika guru bk bergerak memberikan masukan kepada guru mata pelajaran insyallah pembelajaran akan lebih baik tandasnya.

Guru BK merupakan ujung tombak dalam menerapkan PPK lebih dalam, guru BK semestinya dapat memberikan masukan bagaimana seharusnya pendidikan karakter diterapkan.  Pelayanan BK yang diberikan dapat mengantarkan peserta didik agar sukses, serta dengan strategi layanan BK yang diberikan mampu menyelesaikan permasalahan yang ada.

Untuk memberikan hasil yang maksimal, Pemprov Jatim menggandeng Guru Besar dan Dosen Universitas Negeri Malang Prof. Dr. Nur Hidayah, M.Pd, Dr. Triyono, M.Pd, Dr. Adi Atmoko, M.Pd untuk menjadi narasumber dengan materi pengembangan program BK bagi Generasi Milenial di Era Revolusi Indrustri 4.0, Postmodern Therapy (constructivist Therapy), Konseling realita, Asesmen evaluasi dan supervisi BK serta penulisan karya ilmiah bagi konselor. Selain itu, juga dihadirkan narasumber dari PPPPTK Penjas dan BK, Ana Susanti, M.Pd. Widyaiswara ahli muda ini menyampaikan materi  dengan tema Mewujudkan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi dan Kemandirian Peserta Didik Dalam Pelayanan BK di Era Revolusi Indrustri 4.0.***

Komentar

Loading...