Digagas, Kehadiran Layanan BK di SD

Digagas, Kehadiran Layanan BK di SD
Layanan BK di SD

BOGOR – Layanan bimbingan dan konseling (BK), hingga sejauh ini, hanya terdapat di sekolah menengah, baik di SMP maupun SMA/SMK. PPPPTK Penjas BK sedang menggodok sebuah regulasi tentang layanan BK untuk jenjang Sekolah Dasar.

Hal itu disampaikan Kepala PPPPTK Penjas dan BK Dr Yaswardi M.Si dalam pertemuan dengan empat kepala cabang Dinas Pendidikan Aceh di kantornya di Parung, Bogor, Kamis (21/11/2019). Pada kesempatan tersebut dibahas sejumlah program kerja sama kemitraan, terutama yang berfokus pada optimalisasi fungsi guru PJOK dan BK di sekolah.

Menurut kepala PPPPTK Penjas BK, layanan BK untuk jenjang SD sudah sangat mendesak kebutuhannya seiring dengan perkembangan zaman. Anak-anak masa kini, di samping menghadapi persoalan klasik seperti minat belajar, juga menghadapi problem baru yakni efek negatif industri teknologi dan narkoba. Kedua hal ini, katanya, juga rentan menimpa peserta didik di jenjang SD.

Baca juga: Kepala PPPPTK Penjas dan BK Terima Kunjungan Kacab Disdik Aceh

Selain ekspansi layanan ke jenjang sekolah rendah, kepala PPPPTK Penjas BK juga menyatakan, bahwa dewasa ini guru BK harus melakukan tugasnya secara lebih berkualitas. Tidak hanya melakukan bimbingan secara personal, tapi juga secara klasikal. “Sekarang guru BK wajib mengajar 2 jam seminggu,” kata Dr Yaswardi M.Si. 

Terkait regulasi layanan BK untuk jenjang SD, disebutnya masih harus melewati sejumlah tahapan sebelum diberlakukan nantinya. Menyangkut dengan ketersediaan guru BK di SD, menurut Dr Yaswardi M.Si, untuk jangka pendek dapat disiasati dengan memfungsikan guru lainnya dengan latar belakang pendidikan tertentu, seperti guru agama.[*]

Komentar

Loading...