Program 1000 Guru ke Luar Negeri

Guru BK Belajar ke University of Queensland Australia

Guru BK Belajar ke <i>University of Queensland</i> Australia
Peserta Guru BK ke Australia. Doc. Arohman7

Bentuk keseriusan pemerintah dalam meningkatkan kompetensi pendidik, 1.000 guru dikirim belajar ke luar negeri. Melalui PPPPTK Penjas dan BK, 42 guru BK dan guru Penjas berbagai daerah berangkat ke Australia.

Bogor - PPPPTK Penjas dan BK mengadakan pelatihan pendidik dan tenaga kependidikan ke luar negeri, bekerjasama dengan pemerintah Australia, di The University of Queensland, Brisbane, Australia.

 
Kegiatan pelatihan pendidik dan tenaga kependidikan ke luar negeri di The University of Queensland, Brisbane, Australia bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan bidang Penjas dan BK dalam memahami dan mengaplikasikan HOTS di  pembelajaran pendidikan jasmani dan layanan bimbingan konseling di sekolah.


Kegiatan ini dimulai dengan Pre Departure PPPPTK Penjas BK dimulai tanggal 26 Februari s.d. 2 Maret 2019, dilanjutkan dengan Pelatihan HOTS for Social Science and Humanism dan Solution Focused Brief Therapy at The University of Queensland, Australia dimulai tanggal 4 s.d. 22 Maret 2018, dan melanjutkan kembali Post Departure di PPPPTK Penjas dan BKt pada tanggal 24 s.d. 26 Maret 2019. setelah itu peserta kembali pada tempat bertugas masing-masing.

 
Peserta berasal dari unsur pendidik dan tenaga kependidikan sejumlah 42 orang yang terdiri dari 2 orang widyaiswara PPPPTK Penjas dan BK , 2 pengawas, 15 guru BK dan 23 guru Penjas.


Hasil yang diharapkan dari pelatihan pendidik dan tenaga kependidikan ke luar negeridi The University of Queensland, Brisbane, Australia adalah

  • Membangun pemahaman konselor sekolah tentang penilaian kebutuhan siswa
  • Membangun pemahaman konselor sekolah dalam merencanakan layanan bimbingan dan konseling yang mendukung keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS).
  • Membangun pemahaman konselor sekolah dalam mengembangkan layanan bimbingan dan konseling sebagai ruang untuk menekankan keterampilan pemecahan masalah melalui layanan berbasis inkuiri dan Terapi Berfokus pada Solusi (Solution Focus Brief Therapy)
  • Konselor sekolah mampu terlibat dalam dalam pengaturan sekolah untuk menciptakan sekolah yang berkualitas tinggi, baik dari sisi pendekatan maupun inovatif terhadap praktik layanan tingkat tinggi dalam konteks sekolah
  • Peserta mampu merancang dan mengembangkan proyek terstruktur yang akan menjadi dasar layanan dari seluruh program yang disesuikan dengan konteks sekolah di Indonesia
  • Peserta mampu mengamati dan merefleksikan pendekatan kurikulum di sekolah-sekolah Australia untuk mencapai layanan bimbingan dan konseling berkualitas tinggi
  • Sekembalinya ke Indonesia, peserta mampu membuat rencana aksi yang akan dilakukan disekolah masing-masing.

Untuk mewujudkan harapan tersebut peserta akan dilatih Pembelajaran Higher Order Thinking Skills (HOTS) dan Teaching Games for Understanding (TGFU) dalam Pendidikan Jasmani bagi pendidik dan tenaga kependidikan bidang penjas dan HOTS for Social Science and Humanism  dan Solution Focus Brief Therapy (SFBT) bagi guru BK.


Maju terus guru BK untuk bimbingan dan konseling yang lebih baik.

Komentar

Loading...