Peningkatan Kompetensi Guru BK

Serius Benahi Mutu, Jatim Tingkatkan Kompetensi 114 Guru BK

Serius Benahi Mutu, Jatim Tingkatkan Kompetensi 114 Guru BK
Prof. Dr. Nur Hidayah, M.Pd sedang menyampaikan paparan. (foto dok pribadi Ana Susanti)

Pemerintah Provinsi Jawa Timur tidak main-main soal mutu layanan pendidikan. Tidak hanya persoalan proses belajar mengajar, tapi juga aspek yang menjadi faktor penentu keberhasilan pendidikan, termasuk meningkatkan peran dan fungsi guru BK di Sekolah.

MALANG – Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur melalui Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Kompetensi Guru Bimbingan dan Konseling (BK) Tahap I, diikuti 114 orang guru BK dari SMA, SMK dan PK-PLK Negeri se-Jawa Timur.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan yang diwakili oleh Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Suhartatik, S.Pd, M.Pd di hotel  “ VICTORY “ Kota Batu Jl. Raya Junggo 107 Batu, Senin (11/02/2019)

Dalam sambutannya,  Suhartatik mngatakan, kegiatan Peningkatan Kompetensi Guru BK itu bertujuan untuk meningkatkan mutu dan profesionalisme guru BK Jawa Timur. Menurutnya, Jawa timur memiliki permasalahan yang kompleks. Karena itu, perlu adanya peningkatan kompetensi dan pemberdayaan peran serta fungsi BK di sekolah.

Dikatakan, kegiatan itu membekali guru BK pengetahuan dan keterampilan berkaitan dengan peran guru BK dalam Era Revolusi Industri 4.0, khususnya berkaitan dengan tugas pembimbingan di sekolah menengah atas.

Untuk memberikan hasil yang maksimal, Pemprov Jatim menggandeng Prof. Dr. Nur Hidayah, M.Pd dari Universitas Negeri Malang untuk menjadi narasumber dengan materinya yang berjudul Postmodern Therapy (constructivist Therapy). Selain itu, juga dihadirkan narasumber dari PPPPTK Penjas dan BK, Ana Susanti, M.Pd. Widyaiswara ahli muda ini menyampaikan materi  dengan tema Mewujudkan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi dan Kemandirian Peserta Didik Dalam Pelayanan BK di Era Revolusi Indrustri 4.0.

(Peserta mendapatkan suvenir dengan jawaban super-nya "Saya Mencintai Profesi Guru BK")

Sebanyak 114 guru BK itu mengikuti kegiatan Peningkatan Kompetensi hingga 14 Februari 2019. Mereka juga difasilitasi oleh narasumber lainnya, yaitu seorang profesor dari Universitas Negeri Malang (UM) dan Widyaiswara PPPPTK Penjas BK.***

Komentar

Loading...